Meskipun Kota Tegal Tidak Termasuk Daftar PPKM Jawa – Bali, Monitoring Protokol Kesehatan Tetap DiLakukan

19

Tegal – JANGAN KASIH KENDOR ! Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, begitu yang selalu terucap dari Wakil Walikota Tegal Muhammad Jumadi ST MM, sepertihalnya saat melakukan monitoring di Pantai Alam Indah bersama Jajaran Polresta Tegal , Danlanal Tegal dengan Tegas mengungkapkan bahwa masyarakat patuhi Protokol Kesehatan dengan ketat, Pakai Masker, Jaga Jarak Cuci Tangan Pakai Sabun dan Hindari Kerumunan, Itu Wajib,

Masa pandemi belum berakhir dan belum bisa dipastikan kapan akan berlalu, dampak akibat pandemi ini pun sangat dirasakan oleh berbagai kalangan masyarakat, untuk itu pemerintah mulai pertanggal 11 – 25 Januari 2021 menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagian Jawa-Bali di Jawa Tengah guna menekan bertambahnya serta munculnya klaster baru covid 19.

Menyoal penerapan PPKM, Wakil Walikota dihadapan awak media, Sabtu (9/1/2021) saat monitoring menyampaikan, Walaupun Kota Tegal tidak termasuk Daftar Kota yang harus Melaksanakan PPKM namun Pemerintah KOTA TEGAL Tetap mempersiapkan Jika harus Menerapkan PPKM, Sehingga monitoring sambil mengingatkan dan sekaligus mengedukasi Warga Masyarakat Kota Tegal terhadap protokol kesehatan.

Lebih lanjut, Wawalkot juga menegaskan, bahwa nanti akan di tempatkan tim untuk mengimbau dan mengarahkan maupun mengedukasi masyarakat dalam penerapan disiplin protokol kesehatan, untuk itu sesuai arahan Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mulai tanggal 11 – 25 Januari semua lokasi wisata maupun titik lokasi kerumunan seperti Taman Pancasila dan Alun Alun di Tutup

” Kami mengharapkan masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan, jika tak perlu dan ada kepentingan lebih baik tinggal di rumah” tegasnya (Red/CN)