Dedy Yon: Vaksinasi Bentuk Perlawanan Terhadap Covid-19

4

TEGAL – Vaksinasi yang dilaksanakan merupakan bentuk perlawanan menghadapi virus Covid-19. Virus tersebut telah menghantui manusia selama setahun terakhir.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa pemberian imunisasi selama ini mampu menurunkan angka kesakitan dan kematian dengan sangat signifikan. Untuk itu, dalam menghadapi Covid-19, maka vaksinasi diharapkan dapat mencegah penularan, memutus mata rantai penularan dan menekan angka kamatian akibat Covid-19,” ujar Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono saat Pencanangan Vaksinasi Covid-19 Kota Tegal berlangsung di RSUD Kardinah, Senin, (25/1) siang.

Turut hadir Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi, Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Sutan Pandapotan Siregar, Kapolres Tegal AKBP Rita Wulandari Wibowo dan Danlanal Tegal Letkol Mar Ridwan Azis.

Dedy Yon juga mengimbau agar tentunya upaya tersebut harus tetap dibarengi dengan upaya pencegahan lain, yaitu dengan mentaati protokol kesehatan.

“Melalui riset dan kalkulasi yang dilakukan oleh pemerintah, upaya pencegahan Covid-19 melalui vaksinasi akan mendapatkan hasil yang signifikan dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian jika mencapai herd immunity atau kekebalan komunitas. Oleh karenanya dibutuhkan kesadaran kita semua selaku aparatur pemerintah, tenaga kesehatan maupun warga masyarakat untuk mau divaksin,” tambah Dedy Yon.

Kepala Dinkes Kota Tegal dr Sri Primawati Indraswari mengatakan pemberian vaksinasi dilaksanakan di 13 pelayanan kesehatan di Kota Tegal yakni seluruh rumah sakit umum, seluruh puskesmas, klinik Asy Syifa dan klinik Werkudoro.

dr Prima mengungkapkan pemberian vaksinasi dibagi dalam empat tahap. Tahap pertama vaksinasi diberikan kepada tenaga kesehatan dan 10 tokoh publik, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Tahap kedua kepada pemberi pelayanan publik. Tahap ketiga kepada masyarakat atau kelompok rentan dan tahap keempat diberikan kepada masyarakat umum.(Red)