Pengunjung Alun Alun Hanggawana Kaget, Bupati Sidak Masker

4

Slawi – Sontak !!  Ibu dari Masyarakat Kabupaten Tegal ini kaget melihat langsung pemandangan di Alun Alun Hanggawana Kota Slawi Kabupaten Tegal  beberapa hari lalu saat melakukan sidak penerapan penegakan disiplin protokol kesehatan, dikarenakan masih banyaknya warga yang datang ke Alun alun tidak menggunakan masker, mirisnya lagi saat itu tak ada imbauan dari petugas terhadap  warga yang datang berkunjung dan tak gunakan masker, sehingga Dirinya dengan tegas akan melakukan evaluasi.

Ironisnya lagi Alun alun Hanggawana berada dekat dengan posko gugus tugas covid 19 dan kantor pemerintahan Kabupaten Tegal. Memang tak dipungkiri Alun – alun Hanggawana di Kota Slawi setiap dihari libur, terutama hari Minggu ada jadwal pelaksanaan Care Free Day dan selalu menjadi sasaran warga untuk menikmati suasana maraknya Alun alun bersama keluarga

Namun sejatinya di masa pandemi yang belum berakhir, seyogyanya kegiatan tersebut berjalan dalam pengawasan petugas covid 19, setidaknya disaat ramai pengunjung ada petugas yang berkeliling di lokasi tersebut, terlebih lagi saat ini Jawa – Bali menggiatkan Program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)

Mirisnya lagi saat di lokasi Alun alun Bupati Tegal melihat langsung anak balita yang leluasa dibawa masuk orang tuanya ke area yang seharusnya  menerapkan protokol kesehatan ketat ini dan Pelanggaran tersebut tersebut menjadi temuan  selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal saat melakukan sidak

Dari hasil pantauan Bupati Tegal menyampaikan petugas Satpol PP sudah cukup baik. Namun demikian, pihaknya tidak menjumpai dari petugas paguyuban pedagang yang berkeliling mengingatkan warga pengunjung dan pedagang untuk tetap mengenakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. dan baru setelah Dirinya berkeliling dan cukup lama di sini, sejumlah petugas dari paguyuban pedagang pun tampak berkeliling,” ujarnya

Sedangkan menyoal penataan ruang parkir kendaraan di depan Kantor Pengadilan Agama yang menurutnya sudah menjorok masuk ke area steril kendaraan bermotor. Sementara petugas dari Dinas Perhubungan tampak baru datang setelah pihaknya berada di pintu masuk utara cukup lama menunggu

Kejadian ini sangat disayangkan oleh Bupati Tegal, pasalnya ini menandakan Pengawasan lemah dan berpotensi ditutup kembali seperti halnya Guci yang sempat ditutup beberapa waktu lalu karena kedapatan ada pelanggaran protokol kesehatan,” ujarnya

Meskipun Kabupaten Tegal tidak termasuk ke dalam wilayah yang wajib memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM, bukan berarti sepenuhnya terbebas dari kebijakan pembatasan sosial. Masyarakat dan pelaku usaha harus bisa saling menjaga dengan menerapkan protokol kesehatan di ruang publik seperti di Alun-alun Hanggawana Slawi ini.

Ini akan jadi bahan evaluasi  ke dinas pengampu, mengingat dalam situasi seperti ini kita masih memberikan ruang Car Free Day. Tujuannya agar masyarakat bisa leluasa berolahraga dan roda perekonomian dari warga yang berdagang bisa berputar. (Red/sumber :/ foto dok  Hms)