Sri Utami Warga Panggung Bisa Bernafas Lega, Berkat Kerjasama Dinsos dan Baznas Kota Tegal

10

Infopewarta.com | Tegal – Sri Utami (39) warga Jalan KH. Mukhlas, Kelurahan Panggung, Kota Tegal sejak dua bulan terakhir mengidap penyakit yang menurut hasil pemeriksaan tim kesehatan yang dalam bahasa medis disebut  mammae sinistra yakni salah satu jenis kanker , Supriyadi (42) menceritakan bahwa istrinya mulai merasakan keluhan setelah mengalami keguguran dua bulan  lalu, namun kondisinya semakin hari semakin menurun.

Hal ini tentunya membuat binggung Supriyadi (42) sedangkan untuk merawat dan mengobati isterinya membutuhkan biaya yang tidak sedikit, sementara BPJS Mandiri yang dimiliki mengalami tunggakan iuran, sehingga kondisi inipun berdampak makin sulitnya dalam pengobatan isterinya.

Namun sebelumnya kondisi Sri Utami tersebut mencuat karena adanya laporan dari masyarakat sehingga langsung di tindaklanjuti  TKSK di Kota Tegal, dan dalam keterangannya,  Umi Farichatun, TKSK Tegal Timur menerangkan sebelumnya Sri Utami, tidak bisa diajukan menjadi peserta BPJS PBI yang ditanggung APBD, dikarenakan Sri Utami masih tercatat sebagai peserta BPJS mandiri, dan masih memiliki tunggakan iuran dan untuk memindahkan kepesertaanya ke BPJS PBI yang ditanggung APBD, Sri Utami harus melunasi tunggakan tersebut

Untuk itu, Selasa (9/2) di RSUD Kardinah, Tim TKSK Kota Tegal melalui koordinasi dengan  Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tegal dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tegal membuahkan hasil tunggakan iuran BPJS milik Sri Utami dilunasi, dan saat ini tunggakan tersebut atas kerjasama Dinsos dan Baznas Kota Tegal sudah terselesaikan tanpa terkendala

Sedangkan untuk pengalihan kepesertaan ke BPJS PBI yang ditanggung APBD sudah bisa aktif mulai awal Maret 2021, Pelunasan tunggakan tersebut diperlukan sebagai syarat untuk mengaktifkan kembali BPJS mandirinya sebelum kemudian dialihkan kepesertaan BPJS mandiri ke BPJS PBI yang di tanggung oleh APBD.

Selain itu guna meyakinkan telah lunasnya iuran Sri Utami (39) , Harun Abdi Manaf, Ketua Baznas Kota Tegal hadir langsung menyerahkan bantuan tersebut kepada Supriyadi suami dari Sri Utami, sekaligus menyampaikan bahwa Baznas merupakan lembaga Pemerintah Non Struktural, yang tugas pokoknya adalah menghimpun dana infaq, zakat dan sodaqoh dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan juga pegawai BUMD di lingkungan Pemerintah Kota Tegal.

Dirinya berharap dengan diberikannya bantuan ini, Sri Utami bisa tertangani dengan baik dan bisa segera kembali pulih dan kembali ke keluarga. Selain itu juga mengapresiasi Dinsos Kota Tegal yang telah memberikan informasi dan berkoordinasi serta RSUD Kardinah yang sudah memberikan pelayanan yang baik.

“Baznas tidak menggunakan birokrasi yang berbelit-belit, selama objeknya jelas kemudian dia layak mendapatkan bantuan, maka Baznas akan segera membantu,” jelas Harun Abdi Manaf.

Menyikapi hal ini,  Kepala Dinsos kota Tegal Bajari, melalui Sekretaris Dinsos, Siti Cahyani menyampaikan bahwa dalam melaksanakan peningkatan kesejahteraan sosial  dalam membantu menangani permasalahan masyarakat pihaknya bekerjasama dengan semua elemen masyarakat, dan kali ini pihaknya bekerja sama dengan Baznas Kota Tegal.

Menurutnya, Dinsos perlu dan harus menguatkan jejaring dari elemen masyarakat dalam hal menangani upaya menangani permasalahan masyarakat.

Kedepan Dinsos akan berupaya membuat sistem yang terintegrasi untuk melayani rujukan masyarakat dalam menangani permasalahan yang disebut, Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT).

“Tahun ini Insya Allah proposal sudah maju ke Kementrian Sosial Republik Indonesia dan sudah di setujui, dan mudah-mudahan dalam waktu dekat Kementerian Sosial sudah dapat pendampingan untuk membentuk secara kelembagaan SLRT tersebut,” harap siti Cahyani.(Red)