Absensi Petugas Kebersihan Gunakan Barcode Inovasi Badan Usaha Milik Desa Rengaspendawa

14

Brebes – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Rengaspendawa Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes kali ini membuat suatu terobosan baru terlebih di era digital saat ini hampir semua masyarakat menggunakan handphone dan kondisi ini dimanfaatkan untuk absensi dengan menggunakan Barcode,

Bahkan guna menindaklanjuti program tersebut, BUMMDes Rengaspendawa melakukan sosialisasi yang di hadiri pengurus BUMMDes dan Petugas Kebersihan di Kantor BUMDes Pandawa Jaya guna menunjang Tertib administrasi dan melakukan pengetatan petugas kebersihan dalam bekerja

Eko Dardirjo, Sekretaris BUMDes Pandawa Jaya, dengan adanya absensi dengan barcode bisa melakukan kontroling terhadap petugas kebersihan yang setiap hari mengangkut sampah, dengan begitu sampah yang ada dipelanggan bisa terangkut dengan tepat.

” Tahun 2020 kami absensi petugas menggunakan manual, dan tahun ini kita uji coba menggunakan absensi barcode sehingga bisa maksimal secara keseluruhan dan dirasa sangat efektif serta efesien,” katanya, selasa (27/4).

Selanjutnya Ia menuturkan, beberapa kali penggunaan absensi dengan manual tidak terkontrol petugas setiap kali berangkat kerja, ini yang akhirnya menimbulkan pelanggan sampah komplen karena sampah tidak diangkut dengan tepat waktu.

” Ini untuk meminimalisir agar sampah yang ada di pelanggan bisa diambil secara maksimal, sehingga dalam 1 bulan akan terlihat siapa saja yang berangkat jarang dan yang aktif berangkat tepat waktu,” tambahnya.

Penggunaan nantinya print out barcode masing-masing yang akan di tempel di setiap koordinator wilayah di Desa Rengaspendawa sehingga petugas kebersihan sebelum berangkat kerja melakukan scanner di barcode yang sudah tertera.

” hasil absensi akan terlihat dari tanggal, jam atau waktu dan nama petugas kebersihan sehingga akan terlihat jelas termasuk saat pulang kerja juga, dan untuk saat ini jam kerja yang ditetapkan dari jam 7 pagi sampai jam 3 sore,” katanya lagi.

Lebih lanjut setelah semua terekam absensi selama 1 bulan, hasil absensi yang tersimpan di aplikasi dalam bentuk excel bisa di kirim langsung ke pengurus BUMDes.

” Petugas kebersihan wajib melaporkan hasil absensi dengan barcode sehinggan akan di evalusi kedepanya, jika jarang berangkat dan itu dilakukan secara terus menerus akan dilakukan pemanggilan, mengingat akan berdampak pada sampah yang terus menumpuk dan menimbulkan komplen dari pelanggan,” tuturnya.

Diharapkan petugas kebersihan bisa melakukan absensi dengan rutin, sehingga sampah yang ada dipelanggan bisa terangkut semua.

” Kedepan program sampah bisa dilakukan dengan optimal jika petugas kebersihan bisa mengangkut dengan tepat waktu dan pelanggan bisa terus naik karena kinerja yang bagus,” ungkapnya. (red)